SOSIALISASI MENGENALI DAN MENCEGAH PENYAKIT KAKI GAJAH ( FILARIASIS ) DI DESA BULUMANIS LOR

Pada hari Jumat , tanggal 14 September 2018, jam 09.00WIB, tempat gedung Posyandu Bulumanis lor ,diadakan sosialisasi tentang penyakit kaki gajah / Filariasis

Sebelum kita menelusuri, mungkin kita penasaran dengan penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk, inilah serangkaian penjelasannya.

I. APA ITU PENYAKIT KAKI GAJAH ?

– Penyakit Kaki Gajah adalah : penyakit infeksi yang bersifat menahun . penyakit ini disebabakan cacing filaria dan ditularkan oleh nyamuk.

Penyakit Kaki Gajah dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan, kantong buah zakar, payudara, dan alat kelamin.

Orang tua , anak-anak, laki-laki, dan perempuan dapat terserang penyakit ini.

Penyakit Kaki Gajah bukan terjadi karena kutukan ,kena guna-guna,atau keturunan.

II. APA PENYEBAB PENYAKIT KAKI GAJAH

– Penyakit Kaki Gajah disebabkan oleh Cacing Filaria yang hidup didalam tubuh manusia. Cacing ini berukuran sangat kecil , menyerupai benang,

– Penyakit Kaki Gajah di Indonesia disebabakan oleh tiga spesies cacing : Wuchereria , Brugia malayi , Brugia timori.

– Cacing Filaria dapat bertahan hidup selama 4 – 6 tahun dalam saluran getah bening ( bagian tubuh yang melindungi kita dari penyakit ) .

– Cacing ini berkembang biak dalam tubuh dan menghasilkan jutaan anak cacing yang beredar dalam darah.

III. CARA PENULARAN PENYAKIT KAKI GAJAH

– Penyakit Kaki Gajah ditularkan dari seseorang yang dalam darahnya terdapat anak cacing ( Mikrofilaria ) kepada orang lain melalui gigitan nyamuk.

– Pada waktu nyamuk menghisap darah orang tersebut, Mikrofilaria ikut terhisap dan masuk kedalam badan nyamuk.

– Didalam tubuh nyamuk , Mikrofilaria berubah menjadi Larva, dalam jangka waktu sekitar 1 – 2 Minggu.

– Saat nyamuk yang terinfeksi menghisap darah orang yang sehat, larva didalam tubuh nyamuk menempel pada kulit manusia dan masuk kedalam tubuh manusia.

– Larva tersebut kemudian bermigrasi kesaluran getah bening dan tumbuh dewasa menjadi cacing Filaria.

– Semua jenis nyamuk bisa menularkan penyakit Kaki Gajah seperti nyamuk rumah, nyamuk got, nyamuk hutan , nyamuk rawa-rawa , dan nyamuk sawah.

IV. GEJALA / TANDA AWAL TERINFEKSI PENYAKIT KAKI GAJAH

– Tidak menunjukkan gejala / tanda awal yang khas

– Saat seseorang terinfeksi cacing filaria untuk pertama kali ,bisa timbul demam berulang-ulang selama 3 – 5 hari.

V. GEJALA / TANDA PENYAKIT KAKI GAJAH TAHAP MENAHUN ( KRONIS )

– Terjadi pembesaran menetap pada tungkai, lengan , payudara, kantong buah zakar, dan alat kelamin wanita yang menimbulkan nyeri / terasa tidak nyaman berkepanjangan.

– Air kencing seperti susu karena banyak mengandung lemak dan kadng-kadang disertai darah .

– Sukar kencing.

– Kelelahan Tubuh.

– Kehilangan berat badan.

VI. PEMBERIAN OBAT PENCEGAH PENYAKIT KAKI GAJAH

– Obat pencegah penyakit Kaki Gajah terdiri dari kombinasi DEC dan Albendazole.

Penduduk usia 2-5 tahun mendapat 1 tablet DEC 100 mg dan 1 tablet Albendazole 400 mg .

Usia 6-14 tahun mendapat 2 tablet DEC 100 mg dan 1 tablet Albendazole 400 mg.

Usia diatas 14 tahun mendapat 3 tablet DEC 100 mg dan 1 tablet Albendazole 400 mg.

Semua orang berusia 2 – 70 tahun didaerah endemis wajib minum obat pencegah penyakit Kaki Gajah.

– Orang yang tidak boleh minum obat pencegah Kaki Gajah adalah :

  1. Anak berusia kurang dari 2 tahun atau orang tua lebih dari 70 tahun
  2. Ibu Hamil
  3. Penderita gagal ginjal / cuci darah
  4. Penderita Epilepsi atau anak berusia lebih dari 6 tahun dengan riwayat sering mengalami kejang
  5. Penderita sakit berat yang harus berbaring ditempat tidur ,demam tinggi, batuk darah , kanker , anak dengan gizi buruk .
  6. Penderita penyakit Kaki Gajah klinis kronis sedang mengalami serangan akut ( demam tinggi ).

Dengan demikian orang yang minum obat pencegah penyakit Kaki Gajah memperoleh dua manfaat sekaligus : Melindungi dirinya dari resiko terkena Penyakit Kaki Gajah Dan Kecacingan .

Itulah informasi dari desa Bulumanis Lor , Kecamatan Margoyoso, semoga bermanfaat bagi kita semua .

LEBIH BAIK MENCEGAH DARIPADA MENGOBATI  artinya : Lebih baik kita menjaga dan merawat tubuh kita sebelum terjadi hal- hal yang tidak kita inginkan sehingga harus dilakukan tindakan mengobati.

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan