GERAKAN PSN ( Pemberantasan Sarang Nyamuk ) DI DESA BULUMANIS LOR TAHUN 2019

Gerakan PSN adalah Gerakan yang dilakukan secara serentak dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk memberantas sarang nyamuk dan jentik jentik nyamuk  dengan melakukan 3M plus diantaranya Menguras , Menutup , dan Mengubur serta mendaur ulang / memanfaatkan barang barang bekas agar tidak menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.

Untuk desa Bulumanis lor sudah melaksanakan Gerakan PSN untuk tahap pertama ,masyarakat sangat antusias dalam melakukan gerakan PSN tersebut khususnya 3M Plus

Adapun yang dimaksud dengan 3 M plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan seperti :

  1. Menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan
  2. Menggunakan obat anti nyamuk
  3. Menggunakan Kelambu saat tidur
  4. Memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk
  5. Menanam tanaman pengusir nyamuk contohnya : serai wangi, lemon balm, lavender, bawang putih,bunga geranium.

Apa yang dimaksud dengan Larvasida : zat yang dapat digunakan untuk membunuh larva nyamuk.

Sedangkan untuk juru pemantau jentik ( JUMANTIK ) adalah : Anggota masyarakat yang secara sukarela memantau keberadaan jentik nyamuk Aedes aegypti dilingkungannya , mereka memiliki tanggung jawab untuk mendorong masyarakat melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk.

               

 

Gerakan pemberantasan sarang nyamuk masih menjadi cara yang paling efektif guna mengantisipasi ancaman penyakit Demam Berdarah Dengue ( DBD ). seiring kian meningkatnya intensitas hujan diwilayah desa bulumanis lor warga dihimbau untuk meningkatkan gerakan pemberantasan sarang nyamuk ( PSN ) dilingkungannya masing masing.

Gerakan PSN kalau sudah membudaya jauh lebih efektif untuk mencegah wabah penyakit DBD dari pada upaya fogging .

Fogging sebenarnya hanya mematikan nyamuk dewasa dan tidak efektif untuk membunuh jentik jentik dan telur nyamuk . Berbeda dengan PSN yang akan mampu memberantas telur , jentik jentik hingga nyamuk dewasa.

Namun paradigma yang terjadi di masyarakat saat ini  fogging masih dianggap sebagai solusi saat kasus DBD  ditemukan di lingkungan mereka , bahkan baru kasus  demam dengue ( belum DBD ) saja warga sudah meminta dilakukan fogging .Padahal masih jelas penanganan wabah DBD dengan fogging ini justru membuat jentik nyamuk menjadi lebih kebal artinya jentik ini masih akan bisa bertahan untuk menjadi nyamuk dewasa yang akhirnya bisa menyebarkan penyakit ini.

Selain PSN warga juga penting mengefektifkan juru pemantau jentik ( jumantik ) dilingkungan masing masing.

Melakukan pembersihan sampah sampah yang berpotensi menjadi tempat bersarang dan berkembang biaknya nyamuk, seperti botol botol bekas , kaleng dan sampah yang gampang terisi air hujan lebih baik ditimbun didalam tanah . ” Budayakan Hidup Sehat dan selalu menjaga kebersihan Lingkungan

 

Facebook Comments

2 Comments

Tinggalkan Balasan