PERTEMUAN KADER POSBINDU PTM SE KAWEDANAN TAYU DI DESA BULUMANIS LOR

Sesuai Juknis POSBINDU PTM , Kemenkes RI 2012, disebutkan bahwa saat ini peningkatan prevalensi penyakit tidak menular telah menjadi ancaman yang serius , khususnya dalam perkembangan kesehatan masyarakat. Salah satu strategi yang dikembangkan oleh pemerintah untuk mengendalikan penyakit tidak menular ( PTM ) berbasis masyarakat melalui Pos Pembinaan Terpadu ( POSBINDU ) PTM .

     

     

Alhamdullillah desa Bulumanis lor yang mempunyai gedung POSYANDU  ditunjuk sebagai tempat diadakannya PERTEMUAN KADER POSBINDU PTM SE KAWEDANAN TAYU Tahun 2019

         

Pengertian POSBINDU PTM merupakan peran serta masyarakat dalam melakukan kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor resiko PTM Utama yang dilaksanakan secara terpadu ,rutin dan periodik , faktor resiko penyakit tidak menular ( PTM ) meliputi merokok, konsumsi minuman beralkohol , pola makan tidak sehat, kurang aktifitas fisik, obesitas , stress , hipertensi , hiperglikemi , hiperkolesterol , serta menindak lanjuti secara dini faktor resiko yang ditemukan melalui konseling kesehatan dan segera merujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan dasar.

Tujuan POSBINDU PTM adalah meningkatkan peran serta masyarakat dalam pencegahan dan penemuan dini faktor resiko PTM , sasaran utama kegiatan adalah  kelompok masyarakat sehat , berisiko dan penyandang PTM berusia 15 tahun ke atas.

Di desa Bulumanis lor sendiri setiap tanggal 6 menggadakan kegiatan Posbindu dan Poslansia terintegrasi dengan upaya kesehatan bersumber masyarakat yang sudah ada. Pengintegrasian yang dimaksud adalah memadukan pelaksanaan Posbindu PTM dengan kegiatan yang sudah dilakukan meliputi kesesuaian waktu dan tempat serta memanfaatkan sarana dan tenaga yang ada.

Selama ini masyarakat malas pergi ke Puskesmas dengan berbagai macam alasan  untuk itu desa bulumanis lor mengadakan kegiatan posbindu ini benar benar sangat membantu masyarakat khususnya di bulumanis lor.

Jenis Kegiatan Posbindu PTM :

  1. Melakukan wawancara untuk menggali informasi faktor resiko keturunan dan perilaku
  2. Melakukan Penimbangan dan mengukur lingkar perut ,Serta indeks Massa Tubuh termasuk analisa lemak tubuh.
  3. Melakukan ukuran tekanan darah
  4. Melakukan pemeriksaan gula darah
  5. Melakukan pengukuran kadar lemak darah ( Kolesterol total dan trigliserida ).

Untuk tahapan pelaksanaan Posbindu PTM dapat saja disesuaikan dengan situasi dan kondisi setempat sesuai dengan kebutuhan masyarakat , karena para kader pada pelaksanaannya menggabungkan untuk tahap satu dengan tahap pelaksanaan sesuai kebutuhan yang dilaksanakannya.   ( SRI MUKTI ANIK MINAWATI  S.Pi )

 

 

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan