SOSIALISASI PENYAKIT KAKI GAJAH TAHUN KE 5 DESA BULUMANIS LOR

Pada hari Rabu ,tanggal 9 Oktober 2019, di Desa Bulumanis Lor menggadakan sosialisasi Penyakit Kaki Gajah tahun ke 5 ( Pemberian obat yang ke 5 ), yang bertempat digedung POSYANDU . Tim Sosialisasi ini dihadiri dari Puskesmas Margoyoso 1 , yang dipimpin oleh Kepala Puskesmas Margoyoso dan juga Narasumber dari Puskesmas Margoyoso. juga dihadiri oleh Tokoh Masyarakat , Kader Posyandu , Kader FKD , dan para perangkat desa BUlumanis lor juga bapak kepala desa Bulumanis lor PRAMONO S.Pd , beliau menyampaikan bahwa didesa bulumanis lor ini pernah menggadakan gerakan PSN ,karena gerakan PSN ini sangatlah penting bagi warga yang secara langsung banyak manfaaatnya dan juga ada kaitannya dengan penyebaran penyakit kaki gajah , golongan penyakit kaki gajah ini menular disebabkan oleh cacing filaria dan ditularkan melalui berbagai jenis nyamuk ,penyakit ini bersifat menahun dan bila tidak mendapatkan pengobatan dapat menimbulkan cacat permanen.

                 

Selanjutnya sambutan dari bapak kepala Puskesmas margoyoso 1 , beliau menyampaikan bahwasanya Puskesmas kalau bisa itu sepi jangan sampai ada yang sakit ,untuk itu perlu pencegahan penyakit sebelum kita sakit. Penyakit kaki gajah merupakan penyakit tropis yang terabaikan , wujud dari penyakit ini sangat mengubah bentuk  pembengkakan dan terjadi dikemudian hari, menyebabkan cacat permanen ,pasien tidak hanya cacat fisik.namun juga menderita kerugian mental , sosial , dan finansial, karena penyakit kaki gajah ini penyakit yang mematikan namun ia dapat menggaggu aktifitas sehari hari juga memalukan.

Untuk penjelasan lebih lanjutnya yaitu narasumber dari Puskesmas Margoyoso 1, Target 85 % obat terdistribusikan yang harus diminum, karena ini merupakan pemberian obat yang ke 5 atau yang terakhir untuk pencegahan penyakit kaki gajah. Gejala dan tanda penyakit kaki gajah : demam berulang ulang , pembengkakan saluran getah bening sehingga terlihat bengkak didaerah lipatan paha ,ketiak yang tampak kemerahan dan sakit. timbul bisul dan pembengkakan pada kaki , lengan, payudara atau buah zakar.

Cara mencegah dan menangani kaki gajah :

  1. Melakukan pengenalan penyakit kaki gajah pada penderita dan warga disekitarnya
  2. Melakukan Pemberantasan nyamuk diwilayah masing masing untuk memutuskan mata rantai dan penularan penyakit ini.
  3. Melakukan gerakan 3 M plus ( Menguras, Menutup , Mengubur ) dan  memberi lotion anti nyamuk.
  4. Berusahalah untuk menghindari diri dari gigitan nyamuk penular.

           

Untuk Penanganannya : menganjurkan penderita untuk segera berobat ke fasilitas kesehatan , melaporkan kasus kepada Puskesmas setempat dan aparat desa , pengobatan massal dapat dilakukan didaerah yang terkena wabah dengan menggunakan obat DEC yang dikombinasikan dengan Albenzol setahun sekali selama 5 tahun .

Semoga sosialisasi tentang penyakit kaki gajah ini  bisa bermanfaat bagi seluruh warga masyarakat khususnya desa Bulumanis lor. ” Cegahlah sesuatu sebelum terjadi “.         ( Sri Mukti Anik Menawati S.Pi )

Facebook Comments

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan